IAIN kembangkan kompotensi 32 guru dari empat provinsi lewat PPG

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah mengembangkan kompotensi 32 guru pendidikan agama Islam dari empat provinsi lewat program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

"32 guru akan mengikuti kegiatan dalam program PPG selama tiga bulan ke depan mulai dari September," ucap Ketua Pengelola PPG IAIN Palu, Dr. Hamlan, di Palu, Senin.

Kata Hamlan, PPG yang dijalankan oleh IAIN Palu merupakan kegiatan nasional yang diikuti lima orang guru dari Provinsi Gorontalo, dua guru dari Sulawesi Barat, satu guru dari Maluku Utara dan 24 guru dari Sulawesi Tengah.

Hamlan yang merupakan Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Tarbiyah IAIN Palu mengemukakan, para guru diberikan pemahaman dan pendalaman tentang PPL, ujian kinerja, dan uji pengetahuan. Hal itu dalam rangka upaya menghasilkan guru yang memiliki kompotensi profesional, paedagogik, kepribadian, dan sosial.

"Hal ini juga untuk menunjang sertifikasi guru pendidikan Agama Islam di masing-masing sekolah dan madrasah," ujar dia.

Kata Hamlan, PPG mengandung kompotensi guru, menunjang langkah pemerintah melakukan sertifikasi guru dalam jabatan.

Karena itu, selain materi-materi tersebut, para guru juga akan dibina dengan metode pembelajaran sistem daring.

"Dalam upaya ini, IAIN Palu selaku pelaksana melibatkan tenaga pengajar sebanyak 32 dosen pembimbing dan 7 guru pamong dari eksternal," urai dia.

Ia menegaskan bahwa PPG tidak hanya menjadi legitimasi profesi guru semata, tetapi lebih dari itu, berfungsi sebagai piranti yang mengarusutamakan moderasi beragama.

Karena itu, dalam proses itu IAIN Palu lewat pengelola PPG dan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan akan menindaklanjuti dengan materi yang berkaitan dengan moderasi beragama.

"Moderasi beragama harus disebarluaskan oleh seluruh pihak termasuk para guru, dalam proses belajar mengajar. Karena itu, hal ini akan ditindak lanjuti dalam PPG," sebut Hamlan.

Indonesian